Berita Terkini

TURUT BERDUKA CITA ATAS MENINGGALNYA BAPAK MOH. AMIN, M.Pd.I

Tuban, kab-tuban.kpu.go.id - Selasa (08/11/2022), keluarga besar KPU Kabupaten Tuban turut berduka cita atas meninggalnya Bpk. Moh. Amin, M.Pd.I (Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur Periode 2017 - 2022). Semoga segala dosa dan kesalahan beliau diampuni Allah SWT, amal ibadah beliau diterima, dan husnul khotimah, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran. Aamiin yaa rabbal 'aalamiin.   

RAKOR PERSIAPAN DAN REKAPITULASI HASIL VERIFIKASI FAKTUAL KEPENGURUSAN DAN KEANGGOTAAN PARTAI POLITIK TINGKAT PROVINSI JAWA TIMUR

Surabaya, kab-tuban.kpu.go.id - Selama 2 hari, Sabtu - Minggu (5-6/11/2022), 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur menghadiri undangan Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan dan Rekapitulasi Hasil Verifikasi Faktual Kepengurusan dan Keanggotaan Partai Politik Tingkat Provinsi Jawa Timur. Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB di Royal Tulip Darmo Surabaya ini dihadiri Ketua KPU Kabupaten/Kota, Anggota KPU Kabupaten/Kota Divisi Teknis Penyelenggaraan, Anggota KPU Kabupaten/Kota Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Sekretaris KPU Kabupaten/Kota, Kasubbag Teknis dan Hupmas KPU Kabupaten/Kota, dan Admin/Verifikator Sipol KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Rakor dibuka langsung oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, Choirul Anam. Dalam sambutannya, pria yang pernah menjabat sebagai Anggota KPU Kota Surabaya ini menyampaikan dalam proses verifikasi Partai Politik banyak sekali dinamika di lapangan yang terjadi.  "Verfak (verifikasi faktual) menjadi bahan evaluasi dari perspektif SDM (Sumber Daya Manusia) dan dukungan sarana prasarana sehingga manajemen kerja menjadi penting," jelasnya. “Berdasarkan hasil pantauan KPU Provinsi diperlukan upaya yang tidak mudah, mengingat adanya keterbatasan sumber daya manusia untuk menjangkau cukup banyak anggota yang menjadi sampel,” lanjutnya. Anam juga menyampaikan verifikasi faktual menjadi tahapan yang sangat penting. Sebab dalam prosesnya, KPU akan menetapkan peserta pemilu. “Partai politik menjadi salah satu dari 3 (tiga) hal mutlak yang harus ada dalam Pemilu, yaitu adanya peserta, penyelenggara, dan pemilih,” jelas Anam kembali. Setelah sambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dari Anggota KPU Provinsi Jawa Timur. (humas)

SMP BINA ANAK SOLEH TUBAN VISITASI KE RPP LONTAR KPU KABUPATEN TUBAN

Tuban, kab-tuban.kpu.go.id - Jumat pagi (04/11/2022), sekitar 50 peserta didik beserta guru pendamping dari SMP Bina Anak Soleh (BAS) Tuban lakukan visitasi ke Rumah Pintar Pemilu (RPP) Lontar KPU Kabupaten Tuban, Jalan Pramuka Nomor 3, Sidorejo, Tuban. Rombongan disambut oleh Anggota KPU yang membidangi Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Zakiyatul Munawaroh.  Perempuan yang biasa disapa dengan Bu Zakiya ini memberikan pengarahan terkait kepemiluan. "Ketika umur adik-adik ini mencapai 17 tahun maka kalian semua akan mendapatkan hak untuk mencoblos dalam pemilu maupun pemilihan kepala daerah," jelasnya  "Generasi muda harus sadar pentingnya pemilu untuk memilih pemimpin di Indonesia dan larangan money politik," lanjutnya. "Pemimpin yang kita pilih akan mengambil keputusan-keputusan yg nantinya akan dirasakan oleh masyarakat luas termasuk diri kita sendiri, jadi kita harus berhati-hati dalam memilih jangan hanya karena di kasih uang kita memilih calon tertentu," ujarnya. Setelah pemaparan materi, acara kemudian dilanjutkan dengan visitasi ke RPP Lontar KPU Kabupaten Tuban. (agp/humas)

FOCUS GROUP DISCUSSION  PEMETAAN TPS KHUSUS UNTUK PEMILU 2024

Malang, kab-tuban.kpu.go.id - Selama 2 hari (30-31/10/2022), perwakilan dari KPU Kabupaten Tuban,  Moh Nurokhib yang membidangi  Anggota KPU kabupaten Tuban yang membidangi Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, beserta Operator Sidalih Saila Amaliya menghadiri Focus Group Discustion Pembentukan TPS (Tempat Pemungutan Suara) di daerah Khusus. Acara yang dimulai pada (30/10/2022) minggu sore dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, Choirul Anam. Dalam sambutannya, Anam menyampaikan bahwa kegiatan ini diadakan untuk menyamakan persepsi di 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur dalam persiapan pemetaan TPS di daerah Khusus. TPS di daerah khusus dibentuk di rutan (rumah tahanan), panti sosial, relokasi bencana, daerah konflik, dan pemilih dalam jumlah banyak yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan alamat E-KTP. Acara tersebut juga mengundang narasumber dari DP3AK dan Kemenkumham Kantor Wilayah Jawa Timur. Narasumber dari DP3AK, Mudji Santoso dalam pemaparannya menyampaikan masih banyak penduduk yang wajib KTP tetapi belum melakukan perekaman. Hal ini dilatarbelakangi oleh penduduk yang bekerja di luar daerah sehingga data penduduk tersebut di karantina.  Narasumber dari Kemenkumhan Kanwil Jatim, Ari Yuniarto Divisi Kemasyarakatan, dalam pemaparannya, terdata di Jawa Timur terdapat 24 Lapas, 1 LPKA, 14 Rutan, 7 Bapas, dan 6 Rupbasan, dengan total keseluruhan sebanyak 52. Selanjutnya, Lapas di Kabupaten Tuban dengan jumlah penghuni sebanyak 486, 426 telah memiliki NIK dan 60 belum memiliki NIK. Acara ditutup (31/10/2022) Senin siang oleh Idham Kholik, Anggota KPU RI yang memaparkan KPU kedepan mengharapkan Pemilu berbasiskan big data, bukan berdasarkan big mouth.  "Kedepan kita ingin mempunyai data, siapa saja pemilih yang tdak menggunakan suaranya, dengan data tersebut maka dapat terlihat by name pemilih yang beberapa kali pemilihan tidak menggunakan hak pilihnya. selanjutnya data tersebut akan dikarantina sebagai pemilih di Pemilu mendatang. Diharapkan dengan adanya TPS diwilyah Khusus akan meningkatkan jumlah partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya," ujarnya. (nn/humas)